Blog Sederhana

Monday, November 13, 2017

Ciri-Ciri Skizofrenia dan Pengobatan Terapi Skizofrenia

Ciri-Ciri Skizofrenia dan Pengobatan Terapi Skizofrenia

Berdasarkan data banyaknya jumlah penderita skizonfrenia di Indonesia berdasarkan data kementrian kesehatan repblik Indonesia (kemenkes) yang mencapai 400 ribu orang penderita skizofrenia.
caea mengatasi skizofrenia
Di Negara kita untuk penangan pengobatan serta pelayanan bidang kesehatan jiwa skizofrenia ini masih kurang memadai. Besaarnya penduduk di Indonesia yang terutama berada di plosok-plosok pedesaan ini menjadi akibat kurangnya penanganan khusu penderita skizonfrenia. Di pedesaan yang terpelosok kerap memperlakukan pasien gangguan  jiwa dengan cara tindakan yang tidak layak seperti halnya memasung.


Ciri-Ciri Skizofrenia dan Pengobatan Terapi Skizofrenia

Ciri dan Penyebab Skizofrenia

Para ahli yang mengetahui sebenarnya  belum mengetahui pasti apa penyebab dari  skizofrenia. Faktor penyebab skizofrenia ini diduga beresiko terbentuknya oleh kombinasi dari factor psikologis seseorang seperti fisik, genetic, dan juga bias terjadi karena pada lingkungan ketarnya yang mempengaruhi penyebab seseorang  mengidap skizofrenia.

Pengobatan Skizofrenia dan Diagnosi

Jika anda memiliki teman atau kerabat dekat yang menunjukkan gejala-gejala skizofrenia, maka segeralah untuk membawanya ke dokter atau  spesialis kejiwaan untuk mendapatkan penangan yang tepat. Semakin sigap penanganannya penyakit skizofrenia ini maka semakin baik pula peluang untuk kesembuhan bagi penderita skizofrenia akan lebih besar jika di tangani langsung oleh ahlinnya.

Penyakit skizofrenia ini merupakan salah satu jenis gangguan mental, maka untuk penganan penyakit ini haruslah pada dokter spesialis kejiwaan atau ke psikiate. Penyakit ini akan mudah terdeteksi jika pasien:
  • Mengalami delusi, halusinasi, berbicara yang tidak jelas, dan juga terlihat datar secara emosi.
  • Mengalami penurunan yang signifikan dalam melakukan kegiatan sehari-hari, dan juga termasuk penurunan pada produktivitas kerja serta dalam prestasi sekolah akibat gejala-gejala seperti poin diatas.
  • Gejala yang ditimbulkan diatas bukanlah disebabkan oleh kondisi lain, sepertihalnya gangguan bipolar atau efek sampung penyalah gunaan obat-obatan terlarang.
  •  Dalam pengobatan skizofrenia biasanya dokter akan mengkombinasikan sebuah terapi dari prilaku kognitif (CBT) dengan obat antipsikotik. Untuk memper besar peluang kesembuhan, serta pengobatannya juga harus disertai dukungan meliputi perhatian dari orang-orang terdekatnya. 
Meskipun saat sembuh pada penderita skizofrenia tetap diharuskan untuk terus dimonitoring.  Dan biasnya dokter akan secara terus menerus meresepkan obat-obatan untuk mencegah timbulnya kembali skizofrenia kambuh. Selain hal iu, pentingnya bagi pasien penderita untuk mengenali tanda-tanda kemunculan episode akut serta bersedia membicarakan kondisinya pada orang lain.

1 komentar:

Akikazu Ashida said...

Mantap gan jadi tambah ilmu nih

 

Contact

Resources

Travel