Blog Sederhana

Friday, September 18, 2015

Perbedaan Penjualan dan Pemasaran

Perbedaan Penjualan dan Pemasaran

Bisnis proses apapun pasti memiliki kedua konsep ini. Kedua konsep ini sebenarnya memiliki keterkaitan yang sangat erat. Apabila salah satu dari konsep ini tidak ada, maka bisnis proses tidak akan terjadi secara lancar. Hal ini dapat dilihat dari konsep kecilnya, yaitu pada penjualan, suatu perusahaan atau instansi lebih mementingkan kepentingan dirinya sendiri, sedangkan konsep pada pemasaran, suatu perusahaan atau instansi akan lebih mementingkan pada kepentingan dari seorang calon pembeli atau dapat dikatakan juga sebagai pembeli. Dari penjelasan kecil di atas sebenarnya perbedaan antara penjualan dan pemasaran sudah mulai terlihat jika Anda berhasil menganalisis tulisan di atas.

Untuk mendapatkan bisnis proses yang maksimal, tentunya suatu perusahaan atau instansi dituntut untuk memiliki konsep yang hebat antara kedua proses bisnis tersebut. Hal ini semata-semata demi mewujudkan tujuan simbiosis mutualisme. Maksud dari simbiosis mutualisme ini adalah agar antar kedua belah pihak (penjual dan pembeli) mendapatkan keuntungan yang sesuai dengan tujuan awal.

penjualan dan pemasaran

Orang-orang yang memiliki background manajemen, atau orang-orang yang ingin terjun ke dunia manajemen bisnis sangat memerlukan ilmu pengetahuan tersebut. Karena, di dalam memanajemen bisnis, si pelaku diharuskan untuk dapat memasakan dan menjual barang atau jasa milik sendiri atau miliki perusahaan/instansi tempat pelaku bekerja.

Tidak peduli seberapa besar atau seberapa kecilnya sebuah perusahaan atau instansi yang dimiliki, antara pemasaran dan penjualan pasti sangat diperlukan.

Berikut ini adalah beberapa konsep pemasaran menurut William J. Staton:

    1. Tekanannya pada keinginan dan kebutuhan konsumen
    2. Perencanaan berorientasi ke hasil jangka panjang, berdasarkan produk-produk baru
    3. Perusahaan pertama-tama menentukan apa yang diinginkan konsumen dan kemudian menbuat atau mencari jalan keluarnya bagaimana membuat dan menyerahkan produk tersebut untuk memenuhi keinginan konsumen.
    4. Berakhir pada kepuasan konsumen

    Berikut ini konsep penjualan menurut William J. Staton:

    1. Tekanannya pada produk.
    2. Perusahaan pertama-tama membuat produk dan kemudian bagaimana menjualnya.
    3. Perencanaan berorientasi ke jangka pendek, berdasarkan produk dan pasar.
    4. Tekanannya pada kebutuhan penjual
    5. Manajemen berorientasi pada laba volume penjualan
    Seperti yang sudah tertulis pada paragraf-paragraf sebelumnya, sudah terlihat jelas juga pada penjelasan yang disebutkan oleh William J. Staton tentang perbedaan penjualan dan pemasaran, yaitu terletak pada kepada siapakah keuntungan lebih diprioritaskan.

     

    Contact

    Resources

    Travel